Makin Inovatif dengan Pelatihan APE

11 September 2020

HMJ PGMI kembali mengadakan kegiatan secara offline (tatap muka) setelah sekian lama mengadakan program kerja secara online. Kegiatan Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) berlangsung pada tanggal 6 September 2020 di kediaman saudari Ila Khayati Muflikhah, Soko, Pekalongan Selatan.

Tujuan diadakanya kegiatan ini adalah untuk mengasah kreativitas dan inovasi calon guru dalam membuat alat peraga sebagai komunikator pembelajaran. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini peserta didik jadi lebih mudah dalam memahami suatu pelajaran. Meskipun kegiatan ini berlangsung secara offline, namun pihak panitia juga mengadakanya secara online melalui aplikasi Zoom bagi peserta yang berhalangan hadir.

Acara Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) dimulai pukul 09.30 dengan pembicara Irfan Haris, M.Pd. yang merupakan dosen jurusan PIAUD. Sebelum acara inti dimulai, kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia raya, Hymne IAIN Pekalongan, dan mars PGMI. Setelah itu, pembacaan CV pemateri oleh moderator dan penyampaian materi.

Pemateri menuturkan bahwa dalam pembuatan alat peraga harus mempertimbangkan beberapa syarat seperti, keamanan bahan, nilai eksestika, multiguna, sesuai dengan target, ramah lingkungan, dan biaya yang terjangkau. Lebih baik lagi jika alat peraga tersebut dibuat bersama dengan peserta didik sehingga peserta didik akan lebih paham tentang cara menggunakanya dan materi dalam alat peraga tersebut.

Dalam kegiatan ini peserta dibagi sepuluh kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 5-7 anak dengan satu orang pendamping di setiap kelompoknya. Alat peraga yang dibuat juga berbeda-beda untuk setiap kelompok. Ada kelompok yang membuat APE anggota tubuh manusia, sistem pencernaan, berhitung, vocabulary, sistem tata surya, jam dan sudut. Acara ini merupakan program kerja dari Departement Minat Bakat (Demit) dengan ketua panitia Maisy Maslikha. “Kegiatan ini diperuntukkan bagi mahasiswa PGMI semester 3 dan 5. Hal ini dikarenakan aktivitas mahasiswa semester atas yang padat sehingga dikhawatirkan akan menganggu proses pembuatan tugas akhir. Selain itu, semester 3 dan 5 juga masih butuh beberapa referensi dan pengalaman untuk menunjang jejak mereka di masa depan.” Ucapnya saat ditanya alasan pembatasan peserta kegiatan APE. (06/09)

Kegiatan ini berakhir pukul 14.30 WIB setelah peserta memaparkan karyanya dan ditutup dengan sesi foto bersama. Kegiatan ini mengajarkan kita agar lebih kreatif, inovatif, dan menambah pengetahuan kita tentang alat peraga baik manfaat, syarat, serta modelnya yang beragam. Selain itu, kita diajarkan untuk lebih sabar dalam berproses sebab beberapa alat peraga memerlukan tingkat detail yang tinggi.

Artikel

Has no content to show!

Galeri Video

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree